Ilustrasi DBD

Sumenep, (Media Madura) – Menurut data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) selama dua bulan terakhir hanya sebanyak 47 orang.

Data itu diterima Dinkes Sumenep dari puskesmas dan rumah sakit, baik swasta maupun negeri. “Ya, jumlah tersebut terhitung sejak Januari 2018 hingga hari ini,” ujar Kadinkes Sumenep, A. Fathoni.

Kata Fathoni, dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama, Januari-Februari, jumlah penderita tahun ini menurun drastis. Sebab, tahun lalu jumlahnya mencapai sekitar 300 orang. Bahkan, di 2016 lalu, jumlahnya sampai menyentuh 700 lebih.

“Biasanya, memang jumlah penderita DBD itu paling banyak adalah di bulan dua (Februari.red) ini. Tapi sekarang sudah menurun drastis dibanding tahun sebelumnya,” klaimnya.

Sementara ia menyebutkan, mayoritas pasien DBD berasal dari Kecamatan Kota Sumenep, meski nyatanya DBD menyebar di hampir semua kecamatan.

“Untuk saat ini semua daerah rawan DBD, cuma yang tertinggi di kota. Setelah itu Kecamatan Dasuk, Bluto, Ambunten, dan Kecamatan Pasongsongan,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.