Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk Pilkada Pamekasan 2018

Pamekasan, (Media Madura) – Di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dirikan sentra penegakan hukum khusus pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang disebut juga sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Pelayanan itu dibentuk menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2018. Pendirian itu dinisiasi antara Panwaslu bersama Kejari dan Polres Pamekasan.

“Tujuannya untuk menyamakan pandangan dan persepsi terkait Pilkada Pamekasan 2018,” kata Abdullah Saidi, ketua Panwaslu, usai acara pendirian Sentra Gakkumdu, Jumat (12/1/2018).

Kerja sama tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami sadari Panwaslu merasa kurang dalam penegakan pidana pemilu, sehingga kami harus belajar dari Polres dan Kejari,” ungkapnya.

Sementara Kejari Pamekasan Tito Prasetyo menyatakan, akan berkomitmen untuk selalu pro aktif dalam menegakkan hukum yang telah disepakati utamanya Sentra Gakkumdu.

“Kami akan meminta jaksa untuk pro aktif dalam Sentra Gakkumdu,” ungkap Tito.

Dalam pelaksanaan pilkada serentak 2018 mendatang, ia berharap tidak ada sengketa maupun pelanggaran pidana pemilu.

Sementara Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo mengatakan, dalam penanganan pidana pemilu ini kuncinya tetap menjaga solidaritas kerja sama dan komunikasi aktif dalam melaksanakan tugas, namun pihaknya bersama Kejari sudah berpengalaman atas hal tersebut.

“Panwaslu setelah menerima laporan agar segera berkoordinasi dengan penyidik Polres dan JPU Kejari Pamekasan. Sehingga kedepan harus dilakukan komunikasi antara pelapor dengan pihak penyidik maupun JPU secara aktif,” katanya menjelaskan.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.