Bangkalan, (Media Madura) – Kecelakaan Blega yang menewaskan 6 warga Sampang pada Jumat malam, 29 Desember lalu, ternyata diawali ulah ugal pengendara sepeda motor.

Ceritanya, setelah melintasi jembatan Blega yang sedang dicor, Bus AKAS yang dikemudikan Hasan melaju sedang.

Setibanya di kantor PLN Blega, depan sebuah masjid, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor menyalip dan langsung masuk lajur kiri.

Kehadiran tiba-tiba sepeda motor itu, bikin Hasan kaget. Dia kemudian banting setir ke kanan agar tak menabrak si pengendara sepeda.

Tapi nahas yang terjadi, saat banting setir itulah, ada mobilio dari Arah Sampang. Isi 10 orang. jarak terlalu dekat, tak memungkinkan bus atau mobilio menghindar. Tabrakan keras pun terjadi.

Dahsyatnya tabrakan tergambar pada kerusakan di masing-masing kendaraan. Mobilio ringsek berat, sedangkan pintu sopir bus sampai copot.

Tapi, Hasan sopir bus selamat. Sebaliknya penumpang mobolio tidak selamat. Siddiq, sopir Mobilio tewas di tempat.

Warga coba menolong, delapan korban dilarikan ke Puskesmas Blega. Tiga orang meninggal dalam perjalanan. Satu korban meninggal di Puskesmas Blega.

Satu korban lain meninggal setelah dirujuk ke rumah sakit Sampang. “Jadi total korban tewas 6, luka berat 4,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha.

Ada pun, pengemudi sepeda motor yang jadi pemicu kecelakaan tak diketahui identitasnya. “Motornya langsung kabur,” ungkap Anis.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.