Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, salah satu Lapas di Jawa Timur

Pamekasan, (Media Madura) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengusulkan 19 narapidana (Napi) untuk mendapatkan remisi pada hari raya Natal dan tahun baru 2018. Sementara Lapas klas II A sebanyak 30 warga binaan.

Humas Lapas Narkotika Klas II A Pamekasan atau Lapas Timur, Syaiful Bahri menyatakan, 19 warga binaan yang diusulkan itu berasal dari agama Nasrani dari jumlah sebanyak 29 napi. Tetapi sepuluh napi dari jumlah tersebut tidak diusulkan untuk mendapat remisi atau pengurangan hukuman.

“10 tidak memenuhi syarat untuk diusulkan,” katanya, Jumat (15/12/2017).

Rinciannya, dari 10 warga binaan itu 5 orang tidak memenuhi syarat administratif yaitu termasuk PP.99/2009 (pidana di atas 5 tahun) dan belum memiliki Justice Colaborator serta belum pernah mengajukan surat permohonan untuk menjadi Justice Colaborator.

“Napi yang tidak mendapat remisi atau tidak diajukan untuk mendapat pengurangan hukuman yang jelas tidak memenuhi persyaratan sebagaimana yang ditentukan dalam peraturan,” tambahnya.

“5 orang napi tidak memenuhi syarat substantif karena pernah melanggar tata tertib Lapas dan masuk dalam Register F serta belum mencapai 6 bulan dinyatakan berkelakuan baik,” sambung Syaiful.

Sementara di Lapar kles II A Pamekasan atau Lapas Barat sebanyak 30 warga binaan diajukan, saat ini masih dalam proses input data.

“Untuk remisi natal masi dalam proses penginputan atau pengusulan ke kanwil dan pusat, ada sekitar 30 yabg diusulkan,” kata Moh Syifur R.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.