Sampang, (Media Madura) – Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Kabupaten Sampang Moh Suhrowardi, melalui Kabid Tenaga Kerja Bisrul Hafi, menyampaikan sebanyak 643 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Sampang dideportasi dari Malaysia.

TKI ilegal dideportasi itu didominasi dari wilayah pantura Sampang, diantaranya Kecamatan Karang Penang, Sokobanah, Banyuates, Ketapang, Robatal, dan Kedungdung.

“Ratusan TKI ilegal ini dipulangkan paksa dari Malaysia, terhitung selama tahun 2017,” kata Bisrul Hafi, Kamis (14/12/2017).

Bisrul mengatakan, para TKI dideportasi itu mayoritas yang berangkat ke Malaysia melalui Batam. Jumlah TKI ilegal dideportasi menjadi catatan peringkat terbesar di Jawa Timur.

“Kedua yaitu Kabupaten Pamekasan, dan ketiga Situbondo,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, ratusan TKI ilegal tersebut memang tak sebanding dengan jumlah TKI legal yakni hanya mencapai 29 TKI. Untuk itu, pihaknya terus memberikan sosialisasi sebagai langkah dan upaya pemerintah menimalisir tingginya jumlah TKI ilegal.

Namun, masih banyak masyarakat tak pernah menghiraukan upaya tersebut. Sehingga hal ini memicu jumlah TKI ilegal kian tahun terus meningkat.

“Kami sudah turun lapangan bersama penegak hukum memberikan pemahaman baik perseorangan atau perusahaan agar tidak memberangkatkan TKI tanpa ijin, karena sanksi sudah jelas, sanksi perdata bisa uang 15 miliar serta pidana 10 tahun penjara,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.