R Idris

Sumenep, (Media Madura) – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur R Idris mengungkapkan, sejumlah OPD serapan anggarannya masih dibawah 50 persen.

Itu diketahui setelah pihaknya menggelar rapat evaluasi terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah strukturnya.

“Memang sudah berada di penghujung tahun, tapi memang ada (OPD) yang serapan anggarannya masih di kisaran 15-20 persen,” kata R Idris.

Selain temuan minimnya serapan anggaran, lanjut Idris, dalam evaluasi tersebut juga ditemukan beberapa item permasalahan, mulai dari kinerja, pelayanan dan yang lainnya.

Namun demikian, ia enggan membeberkan nama OPD yang serapan anggarannya masih dibawah 50 persen. Bahkan ia tak menyebutkab aktor yang menyebabkan lambannya serapan APBD 2017 tersebut. 

“Hasilnya masih kami evaluasi, apakah kendala karena lambannya regulasi dari pusat, atau ada masalah di internal atau kendala dari pimpinan OPD. Kita lihat nanti hasil evaluasi kami,” jelasnya.

Idris yang juga Inspektur di Kantor Inspektorat setempat menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima sebagian OPD tinggal pelaporan secara adminitrasi saja, sementara pekerjaan fisik sudah selesai.

“Untuk itu, kami menekankan kepada semua kontraktor atau rekanan penerima pekerjaan khususnya bagi yang belum menyelesaikan pekerjaan fisik untuk segera diselesaikan, termasuk adminitrasi,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.