Pamekasan, (Media Madura) – Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur kenakan pakaian adat dan upacara pakai bahasa daerah Madura, Jumat (3/11/2017).

Dalam upacara yang tergolong unik itu dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabub) Pamekasan, Khalil Asyari di halaman Pemkab, jalan Kabupaten Nomor 1 Pamekasan.

Dalam sambutannya, Wabup Pamekasan, Khalil Asyari menceritakan, sejarah berdirinya Kabupaten Pamekasan yang sebelumnya Kabupaten berslogan Gerbang Salam itu bernama “Pamellengan” atau daerah pembatan awal.

Pada saat itu tambah Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, para rakyat Pamekasan bukan hanya mempertahankan wilayah dari rebutan penjajah namun juga melakukan syiar Islam.

Oleh karena itu ia berharap agar para masyarakat bisa mengisi dan memerihkan peringatan hari jadi ke-487 ini dengan kegiatan yang positif.

“Mari kita ingat kembali perjuangan para pejuang disini (Pamekasan) dengan kegiatan yang bermanfaat,” katanya.

Saat ini masyarakat Pamekasan sudah memasuki masa-masa yang sangat bahagia, oleh karenanya para mayarakat dapatnya mengembangkan ekonomi, politik yang baik sehingga tercipta hidup sejahtera.

“Saat ini masayarakat Pamekasan sudah berjaya, makanya mari jaga stabilitas ekonomi dan jaga perkembangan politik,” tutupnya.

Usai mengikuti upacara, Khalil Asyari langsung menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan untuk menyampaikan pidatonya di Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Pamekasan Ke-487.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.