Manajer Madura United Haruna Soemitro (kiri), Presiden Klub Achsanul Qosasi (tengah) dan Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera.

Pamekasan, (Media Madura) – Manajemen Madura United sudah mempunyai rencana besar setelah kompetisi Liga 1 2017 berakhir. Rencana besar itu bertemakan Madura Memanggil.

Manajemen klub, akan memanggil para pemain sepak bola berdarah Madura maupun pemain yang memiliki pertalian persaudaraan dengan Madura untuk ambil bagian dalam skuad Laskar Sape Kerrab persiapan kompetisi tahun 2018.

Madura Memanggil, guna memberikan kesempatan kepada pemain putra daerah yang sudah mengikuti kompetisi di level 1 maupun level 2 Indonesia untuk membela klub asal Pulau Garam tersebut.

Presiden Klub, Achsanul Qosasi mengaku bahwa proposal program Madura Memanggil sudah ia terima. Secepatnya pihaknya akan menarik putra daerah membela Madura United.

“Tinggal kesiapan calon pemain untuk bersaing dan membuktikan kemampuan bermainnya,” kata AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi.

Madura Memanggil, AQ menjelaskan, akan menggelar seleksi pemain. Rencananya seleksi pemain digelar awal Desember mendatang. Karena waktu terhitung masih lama, maka calon pemain diminta dari sekarang sudah harus mulai mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Waktunya masih lama, agar putra daerah yang memiliki kemampuan mempersiapkan dengan baik sedari dini,” tutur pria kelahiran Sumenep, Madura itu.

Sejatinya, Madura Memanggil sudah diterapkan sejak awal pembentukan tim. Hasilnya, hanya baru bisa memulangkan satu pemain kelahiran Madura, yaitu Bayu Gatra Sanggiawan, pemain kelahiran Jember, Jawa Timur. Namun, kaluarga besar sang pemain berasal dari Pakong Pamekasan.

“Tahun lalu juga kita jalankan program pemain magang, tetapi kurang berhasil, karena kebutuhan pemain meskipun berstatus magabf adalah pemain yang siap untuk berkompetisi di Liga 1,” ujar Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Madura Memanggil, imbuh Haruna, menjadi program yang sudah didiskusikan secara matang. Meski demikian, Haruna belum bisa memberikan gambaran pemain putra daerah yang akan dipulangkan setelah Bayu Gatra.

“Masih belum ada inventarisasi calon pemain,” Haruna menegaskan.

Ternyata, selain Bayu Gatra, juga ada satu pemain Madura United yang punya ikatan darah Madura, yaitu Rizki Dwi Febrianto yang tak lain adalah sepupu Bayu Gatra. Rizki Dwi merupakan pemain muda Madura United di Liga 1.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan