Petugas Satpol PP Sampang menyegel toko Indomart di Jalan Raya Jrengik, Kamis (7/9/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, 7/9 (Media Madura) – Keberadaan toko modern di wilayah Kabupaten Sampang diyakini banyak yang tidak mengantongi izin. Namun, pemilik toko masih nekat beroperasi.

Untuk itu, Satpol PP Sampang melakukan penyegelan toko Indomart yang berada di kawasan Jalan Raya Jrengik Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang.

“Kami menyegel toko ini karena tanpa izin,” kata Kabid Perda Satpol PP Sampang Choirijah, Kamis (7/9/2017) pagi.

Itu dilakukan, lanjut Choirijah, untuk menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sampang nomor 7 tahun 2013 tentang pengelolaan pasar modern.

Penyegelan Indomart juga pernah dilakukan di kawasan Jalan Raya Pliyang Kota Sampang pada Selasa (5/9/2017) kemarin. Kasusnya sama, yaitu tanpa mengantonggi izin namun masih beroprasi melayani konsumen.

“Selama belum ada izin, toko dilarang beroperasi, kalau masih nekat akan disegel sebagai penegakan Perda,” jelasnya.

Dalam penyegelan itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Sampang Fauzan Adima tak lain merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) di wilayah tersebut. Dia mengaku heran keberadaan toko Indomart tanpa izin masih beroperasi. Apalagi, pendiriannya tanpa melihat kearifan lokal karena toko modern hanya berjarak 300 meter dari pasar tradisional.

“Semestinya sesuai aturannya berjarak 1 kilometer dari pasar, ini kan hanya 300 meter,” tuturnya.

‎Menurut Fauzan, kuat dugaan pendirian Indomart di Jalan Raya Jrengik itu telah memalsukan data pendirian bangunan dan izin lingkungan. Termasuk tanah pendiriannya mencaplok tanah warga.

“Pasti datanya dipalsukan sama tanda tangan izin lingkungan dari warga, akan dilaporkan ke polisi,” tegas Fauzan.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan