Sumenep, 4/9 (Media Madura) – Satreskoba Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali panen tangkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran barang haram narkoba jenis sabu.

Dalam sehari saja, Minggu (3/9/2017), polisi setempat berhasil mengungkap dua kasus dan meringkus tiga orang pemakai atau pengedar sabu, yakni di Kecamatan/ Pulau Sapeken serta di Kecamatan Manding.

Penangkapan pertama dengan tersangka Asri (51), warga Dusun Bondat, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. Ia diduga kuat sebagai pengedar dan diciduk di rumah kosong milik warga di Dusun Kurma desa setempat.

Saat ditangkap, ia kedapatan memiliki barang bukti sabu sebanyak enam poket dengan isi berat berbeda-beda, dengan berat keseluruhan mencapai 0.76 gram.

Menurut Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, hasil dari introgasi, tersangka mengakui jika enam poket sabu itu miliknya yang dibeli dari seseorang yang tidak diketahui alamatnya senilai Rp1.600.000,-.

“Saat membeli, berat sabu itu mencapai satu gram dan sebagian sudah terjual. Jadi, barang bukti yang diamankan merupakan sisa penjualan,” ungkapnya.

Barang bukti lain yang diamankan berupa motor bernopol N 3145 WW dan sebuah handphone android yang diduga dijadikan alat komunikasi untuk transaksi sabu.

Kemudian, pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, petugas kembali melakukan penangkapan dengan dua orang tersangka, masing-masing bernama R. Faldi Adtya (32) warga Perumnas Giling Jl. Paliat 1 No. 12 Desa Pamolokan, Kecamatan Kota.

Serta Joni Afandi (38) warga Dusun Judo Negoro, Desa Kebunagung, Kecamatan Kota. Keduanya ditangkap di Jalan PUD Desa Kasengan, Kecamatan Manding.

Kata Suwardi, dari tangan tersangka Faldi Adtya, diamankan barang bukti berupa satu poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,54 gram dab satu unit HP merk Samsung warna hitam. 

“Sedangkan dari tangan Joni Afandi, diamankan satu unit HP Nokia warna hitam dan satu unit sepeda motor merk Honda Revo Nopol M-4157-VE warna putih kombinasi biru,” terangnya. 

Akibat perbuatannya, tersangka pertama dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009, tersangka kedua dan ketiga akan dijerat Pasal 114 ayat (1) sub. Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan