Pamekasan, 15/4 (Media Madura) – Bupati Pamekasan Achmad Syafii menggerakkan seluruh jajaran instansi pemerintah untuk melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah titik kota tersebut. Aksi sosial tersebut juga melibatkan Kodim 0826 dan Kepolisian dari Polres Pamekasan.

Sejumlah titik yang menjadi fokus kebersihan yakni aliran sungai dan jembatan seperti Kali Jombang jalan Trunojoyo, Gledek Gennung Desa Panempan, Kali Semajid Patemon, kluwang kali semajid, sungai sudimampir jalan Diponegoro, sungai Amin Jakfar, sungai Jembatan Baru, sungai Manten, sungai Blimbing Parteker dan sejumlah titik lainnya.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii kepada sejumlah wartawan menuturkan, gerakan bersih-bersih secara massal itu menjadi salah satu agenda penting dan sudah dilakukan sejak lama dengan target Pamekasan bebas banjir pada tahun 2018 mendatang.

Selain itu, pihaknya juga terus mendorong partisipasi aktif dari masyarakat agar terus menjaga lingkungannya dan tidak membuang sampah di sembarang tempat termasuk ke aliran sungai, sebab pihaknya telah menyediakan tempat sampah.

“Berbagai upaya telah kita lakukan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, ayo bersama-sama kita jaga lingkungan dan jangan buang sampah sembarangan,” katanya.

Dikatakan, kegiatan bersih-bersih massal itu akan terus digalakkan dan dilakukan bersama masyarakat, sehingga kabupaten Pamekasan benar-benar bersih dari sampah.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini menegaskan, gerakan bersih-bersih tersebut bukan hanya untuk meraih Adipura, tetapi dalam upaya memberikan penyadaran akan pentingnya lingkungan hidup yang bersih.

“Kalau dari kegiatan bersih-bersih ini kemudian pendapatkan Adipura, itu bonus, kegiatan ini tujuan utamanya bukanlah Adipura,” pungkasnya.

Penulis : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan