Sampang, 8/4 (Media Madura) – Sebanyak 155 warga Narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sampang, Madura, Jawa Timur, terancam terserang penyakit gatal-gatal.

Pasalnya, air bersih yang bersumber dari sumur kondisinya keruh dan cukup memprihatinkan. Sehingga, saat ini ketersedian air bersih sebagai kebutuhan sehari-hari sulit didapat.

“Sebenarnya disini ada dua sumur, cuman sekarang sama-sama keruh airnya dan tidak bisa dikonsumsi sebagai kebutuhan warga binaan,” terang Kepala Rutan Kelas IIB Sampang Gatot Tri Rahardjo, Sabtu (8/4/2017).

Gatot mengatakan, air sumur keruh itu berwarna kecokelatan, dan mengeluarkan bau tak sedap. Kondisi tersebut terjadi sudah hampir sebulan.

Terkadang, warga binaan terpaksa tidak mandi maupun mencuci pakaian. Apalagi, meski aliran dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampang telah disediakan, namun bukan berarti mencukupi kebutuhan air bersih karena saluran sering mengalami masalah.

“Sering mampet air PDAM, mana sumur sudah tidak bisa digunakan,” katanya.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit gatal-gatal yang dialami ratusan narapidana, Gatot meminta Pemerintah Kabupaten Sampang turut memperhatikan kondisi tersebut. Alasan itu dikarenakan, kesehatan warga binaan menjadi tanggungjawab Rutan Sampang.

“Mungkin pemerintah bisa menyuplai program kegiatan seperti pengadaan sumur bor yang bisa ditempatkan disini,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan