Bangkalan, 21/3 (Media Madura) – Truk tangki LPG terguling menutup dua arah lajur di Jalan Raya Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Selasa (21/03) pagi pukul 07.00 WIB. Akibatnya, jalur dari arah Surabaya dan sebaliknya macet total.

“Ya terpaksa nunggu dievakuasi truknya, mau balik kanan tidak mungkin bisa karena di belakang banyak kendaraan lain yang sudah macet,” terang Darmono sopir bus akas saat terjebak macet di lokasi, Selasa pagi.

Pantuan mediamadura.com, kondisi lajur di lokasi memang cukup padat merayap. Mengingat, waktu kejadian merupakan pusat beraktivitasnya masyarakat. Bahkan, lokasi tersebut jalur aktif menuju arah Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan arah sebaliknya Surabaya.

Kapolsek Blega AKP Hartanta saat dikonfirmasi mengatakan, belum diketahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan yang membuat truk LPG yang masih penuh berisi tersebut melintang di tengan jalan. Namun, diduga kuat karena sopir mengantuk.

“Kita belum bisa pastikan, mungkin karena sopirnya ngantuk,” terangnya di balik telepon.

Hartanta menceritakan, truk LPG nomor polisi M 9012 C melaju dari arah barat (Surabaya) menuju timur. Entah apa penyebabnya hingga truk itu sesampainya di lokasi langsung terguling melintang menutup dua arah lajur.

Saat ini petugas dan masyarakat belum berani mendekati truk yang melintang. Karena jika terjadi kebocoran sedikit dikhawatirkan tangki berukuran besar tersebut meledak. Sebab, tangki dalam kondisi penuh berisi gas LPG.

“Sampai saat ini masih tetap melintang dan belum ada evakuasi, karena akan mendatangkan alat berat truk crane dari Surabaya,” katanya.

Polisi saat ini terpaksa mengalihkan jalan ke beberapa daerah perkampungan dan disarankan bagi pengguna jalan baik dari arah Sampang ataupun dari arah Surabaya untuk mencari jalan alternatif lain agar kemacetan tidak semakin panjang.

“Terutama buat truk-truk besar dari arah Surabaya, mending diparkir dulu di sekitar area Suramadu,” tutupnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, sopir truk diketahui bernama Umar (36), warga Dusun Maronggih, Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, dikabarkan mengalami patah tulang hingga dilarikan ke Pusat Kesehatan (Puskesmas) Blega.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan