Pamekasan, 9/1 (Media Madura) – Manajer Madura United, Haruna Soemitro menilai regulasi baru tentang pembatasan usia pemain maksimal 35 tahun di Liga Super Indonesia 2017 terkesan tidak mempertimbangkan karier pemain.

Sebab, menurutnya, banyak pemain di usia tersebut sangat dibutuhkan tim peserta. “Pembatasan usia maksimal 35 tahun, sama halnya membatasi karier pemain,” ucapnya.

Bukan hanya itu, aturan baru juga menyebut setiap tim wajib mengontrak 5 pemain usia 23 tahun, dan 3 pemain wajib masuk starter. Dengan peraturan tersebut, dinilai sedikit membatasi improvisasi tim dalam mempersiapkan kompetisi.

“Karena setiap tim dalam menjalani kompetisi ISL membutuhkan pemain yang sudah matang dan siap menjalani pertandingan yang sangat ketat,” tegas Haruna menjelaskan.

Diakui, akan banyak perebutan pemain usia 23 tahun dengan peraturan tersebut. Meski dari sisi regenerasi pemain, memang sangat bagus bagi lahirnya pesepakbola-pesepakbola profesional ke depan.

“Sebagian tim memang bisa mempromosikan pemain U-21, tetapi kesiapan mereka butuh tahapan panjang,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Haruna meminta operator liga lebih mematangkan regulasi pembatasan usia pemain sebelum kompetisi digulirkan. “Utamanya untuk pelaksanaan kompetisi lebih berkualitas,” pungkas Haruna.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan