Pamekasan, 3/1 (Media Madura) – Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura Jawa Timur, Selasa (3/1/2016) sore. Salah satunya di Desa Plakpak.

Samsul Hadi, warga Dusun Blingih 1, Desa Plapak mengatakan, banjir terjadi akibat luapan sungai Pangelen. Setelah diguyur hujan selama satu setengah jam.

“Hujan terjadi dari jam 13.30 sampai jam 15.00 WIB,” katanya kepada mediamadura.com, Selasa sore.

Akibatnya, banyak rumah warga terendam banjir. Utamanya di Dusun Sabe Laok, dan Dusun Blingih 1, Desa Plakpak. Ketinggian air mencapai sekitar dada orang dewasa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya puluhan rumah warga dan sekolah-sekolah yang menjadi langganan luapan sungai,” ungkapnya menjelaskan.

Tidak hanya di wilayah itu yang terdampak, dia meyakini daerah lain seperti Desa Pamoroh dan Bangkes terendam banjir.

“Kalau di jalan depan SMPN 2 Pegantenan ketinggian air sekitar 1 meter,” terangnya.

Samsul Hadi menambahkan, banjir yang terjadi hari ini tergolong banjir terbesar selama 10 tahun terakhir, sehingga dia meminta perhatian pemerintah setempat untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah itu.

“Banjir sekarang paling besar sejak 10 tahun terakhir,” tandasnya.

Kondisi banjir saat ini sudah berangsur surut. Warga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk ke rumah-rumah.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan