Bangkalan, (Media Madura) – Sejumlah Politisi PDI Perjuangan yang mencalonkan diri di Pilkada Jatim 2018, bila melakukan safari politik ke Madura pasti diawali dengan ziarah ke makam ulama kharismatik Bangkalan, KH Muhammad Kholil di Desa Martajesah.
Pertama Azwar Anas, tak lama setelah diusung partainya menjadi calon wakil gubernur mendampingi Gus Ipul, Bupati Banyuwangi berkunjung ke Madura dan diawali ziarah ke makam Syaikhona Kholil.
Tapi belakangan Azwar mundur dari pencalonan, setelah foto-foto dirinya dengan perempuan seksi beredar di internet. PDIP kemudian menunjuk politisi senayan yang juga cucu presiden pertama RI, Puti Soekarno sebagai pengganti.
Sama seperti Anas, saat melakukan safari politik perdananya sebagai calon wakil Gubernur, Puti Soekarno mengawalinya dengan ziarah ke makam Syaikhona Kholil, Sabtu, 20 januari 2018. Bedanya ketika Anas ziarah November 2017 lalu tanpa Gus Ipul. Sementara saat Puti ziarah, Gus Ipul menemani.
Menurut Puti Soekarno ada dua alasan kenapa ziarah ke makam Kiai Kholil jadi agenda utama. Pertama karena Kiai Kholil merupakan guru besar para kiai dari Nahdiyyin di Indonesia.
Kedua karena ada pesan sang ayah Guntur Soekarno setelah dirinya jadi calon wakil gubernur agar langsung ziarah ke Martajesah, nama desa tempat dimana Kiai Kholil dikebumikan.
“Saya mendoakan agar Kiai Kholil mendapat tempat yang mulia disisi Allah yang maha esa,” kata dia.
Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif


