24.6 C
Madura
Senin, Februari 16, 2026

Ribuan Petani dan Buruh Gelar Demo di Depan Kantor Pemkab Pamekasan, Bea Cukai Paling Disorot

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) — Ribuan petani tembakau dan buruh pabrik rokok menggelar unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Selasa (10/2/2026).

Aksi yang mengatasnamakan Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) ini membawa sejumlah tuntutan utama terkait kepastian hukum, keberlangsungan industri hasil tembakau (IHT), serta perlindungan ekonomi rakyat Madura.

Pertama, massa mendesak pemerintah daerah menertibkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau organisasi tanpa legal standing.

“Di Pamekasan banyak LSM beroperasi tanpa status hukum yang jelas, tentu itu sangat meresahkan masyarakat,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Holili, dalam orasinya.

Kedua, meminta Polres Pamekasan meminimalisir aksi demonstrasi tanpa prosedur resmi.

Mereka juga mendorong Bea Cukai Madura memperkuat pembinaan bersama rakyat, menjadi penghubung kepentingan pelaku industri tembakau dengan pemerintah pusat, dan memberikan kemudahan perizinan usaha bagi pelaku industri rokok.

Selain itu, demonstran meminta pemerintah dan Bea Cukai memberi solusi atas tingginya tarif cukai yang dinilai memberatkan industri kecil padat karya.

“Kami meminta LSM, ormas, dan media juga didorong berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Madura yang berkelanjutan dan berkeadilan,” teriak orator aksi.

Terakhir, aparat penegak hukum dan Bea Cukai diminta tidak mengedepankan penindakan sebelum menghadirkan solusi bagi keberlangsungan industri, buruh, dan petani tembakau.

Aksi berlangsung dengan seruan menjaga ketertiban hukum, demokrasi, dan ekonomi rakyat, serta ajakan kolaborasi seluruh pihak demi keberlanjutan ekonomi Madura. (Znl/Arif)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article