Ilustrasi / google

Sumenep, (Media Madura) – Seorang remaja inisial H (19), warga Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Pasalnya, remaja yang belum bekerja ini tega merenggut kesucian kekasihnya sendiri yang masih berusia di bawah umur bernama Puput (nama samaran).

Jelita yang masih berusia 16 tahun ini diketahui sebagai warga Kecamatan Kalianget, Sumenep. Peristiwa tersebut terjadi Kamis (28/3/2019) lalu.

“Pelaku melakukan perbuatannya di rumahnya di Desa Ketawang Laok,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (1/7/2019).

Kronologi kasus ini, sambung Widi, berawal pada Rabu (27/3/2019) sekira pukul 20.00 WIB. Pelaku bermain ke rumah korban untuk mengajak teman perempuannya itu jalan-jalan ke Taman Bunga Sumenep.

“Saat itu ibu dan kakaknya memberikan izin, dan keduanya berangkat,” terangnya.

Setibanya di Taman Bunga, keduanya asyik foto-foto hingga dini hari. Setelah selesai berfoto-foto, korban bukannya diantar pulang ke rumahnya. Tetapi diajak ke rumah tersangka.

Karena di rumah pelaku dalam keadaan sepi lantaran kedua orang tuanya tidak ada. Pelaku kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar. Korban sempat tertidur karena mengantuk akibat semalam tidak tidur dan baru bangun Pukul 10.00 WIB.

“Saat korban bangun, tersangka berada di sampingnya. Dan saat itulah pelaku mengajak korban melakukan hubungan suami istri,” ungkapnya.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa baju lengan panjang polos warna hitam, celana jeans warna putih, jaket levis warna biru dongker, BH warna hijau muda dan celana dalam warna putih.

“Tersangka dijerat pasal 81 dan 82 UU RI No 17 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tukas Widiarti.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.