Ilustrasi perbaikan jalan di Kabupaten Pamekasan (dok/MM).

Sumenep, (Media Madura) – Anggaran infrastruktur di Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur disebut-sebut mencapai Rp 122 miliar pada tahun 2019 ini

Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Eri Susanto memaparkan, ratusan miliar tersebut merupakan akumulasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD 2019.

“Sesuai peruntukannya, anggaran yang bersumber dari DAK sepenuhnya untuk pembangunan jalan di wilayah daratan. Sedangkan di kepulaun memakai dana dari APBD,” ungkapnya, Jumat (17/5/2019).

Mantan Kepala Dinas Pengairan ini menjelaskan, untuk DAK hanga bisa direalisasikan untuk pembangunan jalan apabila menyambung dengan jalan nasional. Sementara di kepulauan masih belum ada jalan yang menyambung dengan jalan nasional.

“Jadi, sudah jelas DAK tidak bisa dipakai pada pembangunan jalan di kepulauan,” jelasnya.

Meski tak dapat alokasi DAK, sambung Eri, anggaran pembangunan jalan di kepulauan sudah cukup besar, sekitar Rp 60 miliar.

“Cukup besar juga. Itu nanti akan menggunakan aspal dingin semua,” imbuhnya.

Saat ini, program fisik tersebut belum dimulai, termasuk program yang menggunakan sistem penunjukan (PL) lantaran masih dalam tahap penyelesaian perencanaan.

“Tinggal 10 persen dari semua program yang ada. Kemarin masih menyelesaikan yang harus dilelang dulu, karena proses lelang dibatasi hingga 21 Juli semuanya harus tuntas,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.