Petani jeruk di Pamekasan (foto: Ahmad Rifqi)

Pamekasan, (Media Madura) – Petani jeruk di Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur terancam anjlok, karena jeruk di kebunnya diserang hama.

Salah seorang petani jeruk, Bukat (60) mengatakan, 300 pohon jeruk miliknya rata-rata diserang hama sejenis sengatan kumbang.

“Musim ini menurun drastis,” katanya, Senin (13/5/2019).

Ia menambahkan akibat diserang hama itu jeruk rontok sebelum panen, warna kulit berubah kekuning-kuningan.

“Jeruknya rontok sebelum tua, akibatnya tinggal sedikit,” tambah Bukat.

Menurut Bukat, pada penen tahun ini mengalami kerugian sekitar 30 persen, dari hasil tahun sebelumnya mencapai 1 ton.

“Harganya 10 ribu yang asli Madura, kalau jeruk jenis siyam Rp 6 ribu per kilogram,” pungkas Bukat.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.