Korban dibawa polisi untuk dilakukan visum

Sumenep, (Media Madura) – Seorang nelayan asal Dusun Rengpereng, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep ditemukan meninggal di perairan laut desa setempat, Kamis (11/4/2019) dini hari. 

Menurut penuturan tetangga korban, Wahdi (49), nelayan bernama H. Syukron tersebut berangkat dari rumahnya setelah Maghrib untuk menjaring ikan, sendirian.

Namun, sampai dini hari yang bersangkutan tak kunjung pulang, hingga pihak keluarga berinisiatif untuk mencari kakek berusia 65 tahun itu. 

“Tapi sekitar jam 03.00 WIB dini hari, pak Jih Syukron ini oleh keluarga dan cucunya justru ditemukan meninggal dalam kondisi seperti orang sujud di perairan, bukan di pantainya,” terangnya. 

Menurut Wahdi, korban memang biasa mencari ikan menggunakan jaring, dan sebelum berangkat yang terkahir kalinya, kepada keluarganya korban sempat mengeluh pusing dan sempat minum obat.

“Tidak ada dugaan apapun, mungkin memang faktor kesehatan sehingga ia meninggal. Dia dikenal orang baik dan tidak pernah didengar informasi tidak baik tentangnya,” imbuhnya.

Namun demikian, sambung pria yang juga Kepala Dusun Somangkaan ini, jasad korban tetap dilakukan visum oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Sudah dibawa polisi untuk divisum,” tandas Wahdi.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.