Pamekasan, (Media Madura) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan telah menyerahkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) kepada Panwaslu. Kurang lebih satu bulan menggelar verifikasi, Panwascam Kota Pamekasan menemukan sejumlah pemilih ganda.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Panwascam Kota Pamekasan Sufian Noor. Menurutnya temua DPT ganda tersebut berawal pascapenetapan serta pengumuman DPT pada tanggal 18 April 2018 lalu.

“Setelah penetapan itu lalu kami melakukan kroscek ulang antara DPT dan DPSHP hasil pleno di Kecamatan Kota. Setelah dikroscek ulang kita menemukan ada beberapa DPT ganda dari beberapa desa yang ada di sini,” terangnya Rabu (2/5/2018) pagi.

Menurutnya temuan DPT ganda tersebut terjadi di lima desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Kota, di antaranya Desa Teja Barat, Desa Teja Timur, Kelurahan Jungcangcang, Kelurahan Kowel dan Desa Nyalabu Laok.

“Dari lima desa dan kelurahan tersebut kami menemukan 125 orang DPT yang ter indikasi ganda dan tidak ada Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sedangkan untuk desa yang lainnya masih dalam proses,”urainya. “Kemungkinan untuk bertambah masih sangat mungkin terjadi, karena masih ada desa dan kelurahan yang belum kami kroscek,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Komisioner KPU Pamekasan Moh Subhan menuturkan, pihaknya sudah berkordinasi dengan PPK kota untuk melakukan pengecekan. Sebab, kata Subhan, Panwascam kota belum ada koordinasi terkait temuan tersebut.

“Kita akan sandingkan datanya biar clear. Karena tujuan dari diumumkannya DPS bahkan DPT saat ini diantaranya adalah karena semangat transparansi data,” katanya.

Bahkan, KPU Pamekasan memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses data pemilih. “KPU akan membuka seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses data pemilih sehingga semuanya clear,” tegasnya.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.