Bangkalan, (Media Madura) – Selasa siang, di rumah makan Maduratna Kabupaten Bangkalan, sekitar 50-an mahasiswa Madura deklarasi usung Gus Ipul-Puti Soekarno di Pilgub Jatim 2018. Mereka menamakan diri Perhimpunan Pemuda dan Mahasiswa Madura.

Meski tak banyak, namun PPM mengklaim anggota tim merata di empat kabupaten di Pulau Madura. Serta berasal dari lintas organisasi kemahasiswaan, ada PMII dan GMNI.

“Saya sendiri dari HMI,” kata Koordinator PPM, Ahmat Suhaimi.

PPM, kata dia, menjadi bagian tim pemenangan tidak resmi Gus Ipul-Puti. Namun pembentukannya atas ‘restu’ Gus Ipul. Program kerja tim ini simple yaitu tiap hari mereka akan dor to dor mengajak warga memilih Gus Ipul.

“Tiap hari 30 rumah,” ujar Suhaimi.

Alasan Mendukung Gus Ipul-Puti

Menurut Suhaimi, ada dua alasan kenapa PPM dukung Gus Ipul. Pertama hanya Gus Ipul yang punya program kongkrit untuk memajukan Madura. Program itu dinamai Satria, akronim dari Satu Triliun Pertahahun untuk Madura.

Dia yakin dengan dana sebesar itu, maka pembangunan di empat Kabupaten lebih merata. Tiap kabupaten akan mendapat suntikan dana masing-masing Rp 250 miliar.

“Calon lain tak punya program yang konkrit untuk Madura,” kata dia.

Alasan ke dua, Suhaimi melanjutkan, Gus Ipul menjanjikan akan ngantor di Madura bila jadi Gubernur. Sejak zaman Basofi Sudirman hingga Soekarwo belum ada Gubernur Jatim yang rutin ngantor di Madura.

“Selama ini, Gubernur ke Madura kalau ada kunjungan presiden. Tapi Gus Ipul malah ingin buat kantor khusus Gubernur di Madura. Ini satu terobosan penting,” terang dia.

Dua program istimewa dari Gus Ipul-Puti ini untuk Madura itu diberikan karena Madura selalu menjadi daerah penentu kemenangan tiap calon calon Gubernur di Pilkada.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.