Pamekasan, (Media Madura) – Produksi batik di Kabupaten Pamekasan, Madura,Jawa Timur menurun. Hal itu disebabkan karena pemasaran batik terus merosot.
Merosotnya penjualan batik sudah berlangsung sejak tiga tahun belakangan. Akibatnya, banyak perajin batik di bumi Gerbang Salam menghentikan produksinya.
Kondisi tersebut, sangat disayangkan oleh sejumlah pihak. Padahal, di Dinas Perdagangan (Disperindag) Pamekasan ada dana regulasi untuk pengembangan batik dan juga dana promosi batik.
“Kalau penjualan batik di Kabupaten Pamekasan ini bisa anjlok, berarti sosialisasi dan pengembangan dari batik itu sendiri tidak sukses,” ucap Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan, Harun Suyitno, Selasa (6/2/2018).
Politisi dari partai PKS itu mengungkapkan, anjloknya penjualan batik di Pamekasan patut dipertanyakan, apalagi dana untuk promosi batik di Pamekasan lumayan besar.
“Kami berharap ada langkah-langkah taktis dari pemerintah daerah untuk menanggapi dan menanggulangi kejadian ini,” tutup Harun.
Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol


