21.6 C
Madura
Jumat, Juli 19, 2024

Angka Kasus Perceraian di Sumenep Menurun

Must read

- Advertisement -

Sumenep, (Media Madura) – Angka kasus perceraian di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada tahun 2017 mengalami penurunan, namun angkanya tetap tinggi.

Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) setempat, angka perceraian di Sumenep mencapai 1.390 perkara.

Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan jumlah perkara perceraian selama 2016 lalu yang mencapai 1.470 dari 2012 perkara yang masuk.

“Perkara yang masuk selama 2017, cerai talak 591 dan gugat cerai 781 perkara. Keseluruhan 1.390 perkara,” papar Panitera Muda Hukum PA Sumenep, Moh. Arifin, Selasa (23/1/2018).

Dari 1.390 perkara yang sudah diputuskan, sebanyak 1.240 kasus dengan perincian cerai talak sebanyak 522 dan cerai gugat sebanyak 718 kasus.

Menurutnya, faktor yang paling dominan pemicu perceraian antara lain masalah ekonomi, yakni istri tidak mendapatkan belanja sesuai kebutuhan. 

“Termasuk juga faktor perselingkuhan yang semakin banyak akibat penyalahgunaan teknologi HP dan medos,” sambungnya.

Kata Arifin, sebenarnya pihaknya berusaha menekan tingginya angka penceraian melalui mediasi, namun hanya sedikit yang berhasil.

“Kami memaksimalkan saat proses mediasi. Cuma, dari jumlah perkara yang masuk hanya sekitar 1 persen yang mau rujuk setelah dimediasi,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Ahmadi

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article