Pamekasan, (Media Madura) – Subandriyo (45) warga Dusun Gunung Penang, Desa Seddur, Kecamatan Pakong, dan Herman Felani (33) warga Dusun Sogik, Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur dicokok polisi saat menimbang Narkoba jenis sabu, Sabtu (30/9/2017).

Menurut Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, AKP Moh Sjaiful, penangkapan dua pria yang berperan sebagai bandar dan kurir itu dilakukan di rumah Subandriyo selaku bandar barang haram tersebut.

“Saat petugas melekukan penggerebekan kedua tersangka sedang melakukan penimbangan narkoba jenis sabu,” katanya.

Saat kedua tersangka melihat keberadaan petugas, tambah Sjaiful, salah satu tersangka melakukan perlawan dan berontak dan hendak melarikan diri lewat jendela, namun Polisi langsung melakukan tembakan peringatan.

“Subandriyo mau kabur, namun ia menyerah karena petugas menembaknya, untung mengenai kaca jendela dan akhirnya menyerah,” tambahnya.

Saat dilakukan penggerebakan, selain kristal putih yang ditimbangnya, juga ditemukan beberapa barang bukti lainnya, seperti dua buah klip plastik yang sudah berisi sabu masing-masing 0,48 gram dan 0,40 gram siap edar.

Tiga buah pipet kaca, satu buah sedotan plastik, satu buah bong terbuat dari botol bekas obat berbahan kaca, satu unit timbangan digital elektrik, dua buah korek gas, enam belas klip plastik bekas pembungkus sabu, satu bendel klip plastik ukuran sedang belum terpakai dan uang Kertas pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu senilai Rp. 11.000.000 hasil penjualan sabu.

Tersangka melanggar pasal 114 jo 112 jo 127 Undang-Undang No. 35 / 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan