Haryono Abdul Bari menaiki becak untuk mendaftar dan mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon ke DPC Partai Gerindra Sampang di Jalan Trunojoyo, Jumat (25/8/2017) pukul 16.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang tahun 2012 silam, menjadi perjalanan pahit dalam panggung politik bagi Haryono Abdul Bari atau akrab disapa Ba Yono. Sebab, kala itu dia maju berpasangan dengan Hamdudin Ihsan (Ra Hamdud), dikalahkan oleh pasangan Al Falah (A Fannan Hasib-Fadhilah Budiono) sebagai Bupati Sampang, Madura periode 2013-2018.

Namun kali ini, Haryono kembali mencalonkan diri dalam Pilkada 2018 untuk diusung sebagai bakal calon Bupati Sampang yang telah mendaftar ke dua partai politik (Parpol), yakni DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sampang.

Sambil menaiki becak, Haryono berangkat dari kediamannya di Jalan Imam Bonjol menuju kantor Sekretariat DPC Gerindra Jalan Trunojoyo Sampang.

Menurut Haryono, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, itu menuturkan setelah kalah pada Pilkada 2012, ada semacam optimisme baru untuk dapat memenangkan pertarungan di Pilkada 2018. Optimisme ini nampaknya dipantau melalui perkembangan politik yang relatif dari berbagai fluktuasi kondisi sosial, ekonomi, dan politik masyarakat Sampang.

“Saya daftar bakal calon bupati berkewajiban ingin menjadikan Kabupaten Sampang yang kompetitif dengan daerah lain khususnya di Jawa Timur, masyarakat diajak kerja, kreatif,” ucap Haryono usai mendaftar ke Partai Gerindra Sampang, Jumat (25/8/2017) pukul 15.00 WIB.

Majunya Haryono, semakin mengukuhkan niatan dengan mempunyai jargon ‘Se-Nyaman’. Kata artian, Sejahtera, Amanan, Nyaman, dan Beriman. Selain itu, visi misi maju di Pilkada 2018 memprioritaskan soal penanganan bencana banjir yang kerap melanda tahunan di Sampang.

“Sampang bukan lebih air, banjir sebuah nikmat kalau otak pemimpin dan birokrasi mau berfikir bahwa datangnya air bukan bencana, coba upaya penanganan tekhnis bisa membangun embung, waduk, saluran tersier,” katanya.

Haryono menambahkan, nantinya dia ingin bisa didampingi oleh kader-kader muda dalam sisi keilmuan dan kreatifitas. Sehingga diyakini punya niat sama dalam membangun daerahnya maju dan lebih bagus.

Persoalan koalisi parpol masih tetap setia dengan dua partai yang telah dilamarnya, yaitu Partai Hanura dan Gerindra. Sebab, untuk Hanura sudah mengantongi empat kursi di DPRD Sampang, begitu pun Gerindra dengan delapan kursi di parlemen.

Sementara, Ketua Panitia Seleksi pendaftaran bakal calon DPC Partai Gerindra Sampang Guntur Wahab, membenarkan Haryono sekaligus kader Gerindra telah mendaftar ke partainya memperebutkan kursi bakal calon bupati.

“Hari ini beliau memang mendaftar dan mengembalikan berkas, artinya sudah menunjukkan ketegasannya dalam Pilkada,” jelasnya.

Kata Guntur, tahapan selanjutnya, pihaknya akan melakukan penyeleksian kelengkapan berkas-berkas administrasi, termasuk penyampaian visi misi kandidat. Sampai saat ini, ada lima kandidat yang telah melamar ke Partai Gerindra. Masing-masing dua kader dan non kader.

Diantaranya, dari bakal calon bupati ada dua kader Gerindra yaitu Fauzan Adima, Haryono Abdul Bari. Sedangkan, non kader ada Moh Hodai, Hermanto Subaidi, dan Slamet Junaidi.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan