Pamekasan, 20/3 (Media Madura) – Sejumlah guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengaku resah dengan adanya edaran untuk mengikuti seminar smart teaching dengan membayar uang kontribusi sebesar Rp 250 ribu.

Salah satu guru dari salah satu SDN yang enggan disebutkan namanya, kepada mediamadura.com menuturkan, ia beserta guru lainnya merasa keberatan dengan adanya seminar tersebut karena harus membayar uang yang dinilai terlalu besar.

“Kami keberatan karena harus membayar uang Rp 250 ribu, masak seminar harganya sangat mahal,” keluh salah satu guru.

Selain itu, guru yang meminta namanya dirahasiakan ini menanyakan kejelasan terkait penyelenggaraan seminar tersebut, apakah diwajibkan atau hanya anjuran.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Moh Tarsun menuturkan, kegiatan seminar tersebut akan digelar oleh yayasan Adi Luhung dengan melibatkan guru sebagai pesertanya.

Dikatakan Tarsun, Disdik mendukung digelarnya seminar smart teaching itu karena kegiatan tersebut sangat bagus untuk peningkatan mutu guru.

Guru yang mengikuti kegiatan tersebut akan mendapatkan materi dan berbagai fasilitas termasuk buku untuk menunjang peningkatan mutu guru.

“Tetapi kegiatan ini tidak boleh memberatkan bagi guru, tidak ada paksaan bagi guru untuk ikut. Kalau kegiatan ini dianggap penting oleh guru ya silahkan ikut, kalau tidak ya tidak apa-apa,” kata Tarsun.

Penulis : Arif
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan