Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Begini Penjelasan Kemenag Sumenep

Ilustrasi

Sumenep, (Media Madura) – Kementerian Agama RI mengumumkan bahwa perjalanan ibadah Umrah kembali dibuka oleh pihak Kerajaan Arab Saudi, setelah lama ditutup lantaran pandemi corona.

Pembukaan itu berlaku sejak 1 November 2020 bertepatan dengan 15 Rabi’ul Awwal 1442 Hijiriah kemarin. Sebagai permulaan, beberapa jemaah telah diberangkatkan. Namun begitu, Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep, A. Rifa’i Hasyim mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima Surat Edaran (SE) baik dari Kemenag RI maupun Kanwil Kemenag Jawa Timur.

“Hingga saat ini kami belum menerima surat edaran (SE) secara resmi, baik dari pusat maupun Kanwil. Jadi kami belum bisa menyampaikan secara terbuka kepada umum, katanya, Senin (2/11/2020).

Tetapi, sambung Hasyim, jika nanti pihaknya sudah menerima surat edaran dimaksud. Maka perioritas calon jemaah umrah adalah mereka yang sudah terdaftar di tahun 2020 ini.

“Yang pasti nanti kita akan utamakan dahulu mereka yang sudah mendaftar, bahkan mereka ada yang sudah melakukan perjalanan namun tertolak atau kembali akibat pandemi ini,” terangnya.

Selain itu, mantan Kasi Pendma Sumenep ini menjelaskan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan pihak travel terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh jamaah umrah nantinya.

“Sluruh biro travel yang ada wajib mematuhi prokes covid-19. Sebab jika itu diabaikan bisa jadi jemaah gagal untuk diberangkatkan, karena itu sudah masuk aturan wajib Indonesia dan Arab Saudi,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.