Tunggu Hasil Uji Swab, Sampang Masih Zona Hijau

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang menggelar konferensi pers pencegahan dan penanggulangan Corona di Pendopo, Kamis (30/4/2020) sekitar pukul 13.50 WIB. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyampaikan perkembangan terkini penanganan Covid-19 di wilayah Sampang menyusul satu warga dinyatakan positif virus Corona hasil rapid test.

Bupati Sampang Slamet Junaidi secara tegas mengungkapkan, jika daerah yang dipimpinnya masih berada di Zona Hijau. Pernyataan ini disampaikan Slamet Junaidi saat konferensi pers bersama seluruh tim gugus tugas di Pendopo Jalan Wijaya Kusuma, Kamis (30/4/2020) kemarin.

“Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Sampang masih Green Zone, terkini jumlah ODR 25.425 serta ODP 389,” ucap Slamet Junaidi.

Dalam kesempatan ini, Bupati Sampang ingin menyamakan persepsi terkait informasi satu warga yang dinyatakan sudah positif. Meski begitu, masyarakat diminta tak perlu panik. Namun tetap mengantisipasi dini pencegahan virus Corona.

“Tapi sekali lagi saya minta kesadaran masyarakat untuk melakukan antisipasi dini masing-masing, jangan mentang mentang di zona hijau mengadakan perkumpulan dan membuat kegiatan lainnya, semua harus mengikuti protokol kesehatan yaitu cuci tangan memakai hand sanitizer,” ungkap Slamet Junaidi.

Kemudian, Slamet Junaidi memerintahkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi menyampaikan penjelasan secara teknis penanganan Covid-19.

Agus Mulyadi mengatakan, hasil rapid test bukan penentu utama seseorang terinfeksi virus Corona atau tidak. Maka perlu dilakukan tes lanjutan dengan metode Swab menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Rapid test diketahui menggunakan spesimen darah untuk pengujian virus Corona di tubuh seseorang. Sementara tes Swab lewat PCR atau genome sequencing dilakukan dengan menguji cairan tenggorokan atau hidung.

“Jadi rapid test ini adalah test screening bukan test diagnosa, hasilnya memang kurang efektif karena apabila seseorang dinyatakan positif belum tentu virus Corona takut ada virus-virus lain di tubuh, agar lebih akurat perlu tahap uji lanjutan yakni Swab,” ujar Agus.

Untuk warga asal Kecamatan Kota Sampang yang dinyatakan positif sudah ditindaklanjuti sesuai prosedur. Bahkan saat ini dalam proses uji Swab.

“Uji Swab sudah dikirim hari ini, dan hasilnya bisa diketahui 5 sampai 7 hari nanti, harapan kita mudah-mudahan negatif,” kata Agus.

Tak hanya itu, kata Agus, sejauh ini tercatat ada 106 orang yang sudah dilakukan rapid test. Adapun sasaran pelaksanaan rapid test di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi, dan kepolisian serta kodim di Sampang.

“Hasil rapid test di semua kantor kedinasan itu negatif,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.