Mantan Kades Banjar Talela Sampang Jadi Buronan Polisi, Ini Kasusnya

Mantan Kades Banjar Talela Kecamatan Camplong Ahmad Zaini memberikan keterangan terkait tidak lolos pencalonannya di Pilkades serentak 2019 lalu. (Ryan/Dok MM).

Sampang, (Media Madura) – Mantan Kepala Desa (Kades) Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Ahmad Zaini (AZ) menjadi buronan Polres Sampang. Ia ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) setelah Bendahara Desa, Bayu Alam, dijebloskan ke tahanan.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengatakan, oknum mantan kades itu terlibat kasus dugaan korupsi pemalsuan stempel serta tanda tangan dalam laporan pertanggungjawaban (SPj) realisasi DD dan ADD tahun 2018.

“Iya bendahara desa BA sudah kami tangkap, sekarang dalam pencarian adalah mantan Kades Banjar Talela,” ucap Didit.

-Advertisement-

Selama ini, kata Didit, penyidik telah melayangkan surat panggilan terhadap AZ yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam pemanggilan itu mantan kades tersebut diminta hadir untuk diperiksa sebagai saksi. Namun yang bersangkutan berubah statusnya dari saksi menjadi tersangka.

Hingga kini, AZ tidak mengindahkan pemanggilan polisi. Pihaknya berjanji akan segera mengamankan AZ yang saat ini melarikan diri.

“Ada tim khusus yang bertugas untuk mendeteksi lokasi dan melakukan penangkapan, yang jelas kami terus melakukan pengejaran, kalau sudah ketangkap akan segera dirilis,” tegas Kapolres Sampang.

Untuk diketahui, keterlibatan dua tersangka karena diduga memalsukan tanda tangan salah satu toko bangunan untuk memuluskan laporan realisasi DD dan ADD tahun 2018.

Tidak hanya tanda tangan, rupanya BA juga diketahui nekat membuat stempel palsu tanpa sepengetahuan pemilik toko bangunan.

Kondisi tersebut diketahui oleh pemilik toko saat dirinya dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.