Madura United Mundur Kelola SGMRP Pamekasan

RDP yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, Jumat (31/1/2020).

Media Madura – Madura United mengundurkan diri sebagai pengelola Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan. Mundurnya Madura United sebagai pengelola stadion yang terletak di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, Jumat (31/1/2020).

RDP tersebut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat, perwakilan warga Pamekasan, dan manajemen Madura United sendiri.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq mengatakan, pengunduran diri Madura United sebagai pengelola SGMRP atas beberapa pertimbangan. Yang pasti, Madura United merasa disudutkan atas opini-opini yang berkembang di luaran.

“Kami memutuskan tidak akan melanjutkan pembahasan pengelolaan SGMRP serta menyatakan mundur sebagai calon pengelola SGMRP,” kata Habib sapaan akrabnya, Jumat.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Pamekasan, Muhammad menyatakan masih akan mengkaji ulang pengunduran diri Madura United. Sebab, ada pasal-pasal yang tertera setelah penandatangan MoU dan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan.

Menurutnya, kajian-kajian terhadap MoU dan PKS tersebut akan dilakukan oleh tim yang sudah dibentuk. “Pemkab (Pamekasan) kan ada tim hukumnya juga. Makanya nanti kita kembalikan ke tim lagi, kaji lagi,” ucap Muhammad.

Namun, Muhammad berharap PKS tetap berjalan dan tidak ada pembatalan. “Ya harapan saya selaku yang mewakili Dispora tetaplah, jadi PKS ini tetap berkalan, jadi tidak ada pembatalan,” tutupnya.

Reporter: Zainol
Editor: Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.