Kepala BPBD Sumenep, Rahman Riadi

Sumenep, (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyebut sejumlah daerah di kabupaten setempat rawan mengalami longsor.

Daerah tersebut tersebar di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Ganding, Kecamatan Pragaan, Kecamatan Rubaru, dan Kecamatan Guluk-Guluk.

“Yang paling dominan dan sering terjadi bencana longsor itu, daerah Kecamatan Rubaru sama Guluk-Guluk,” terang Kepala BPBD Sumenep, Rahman Riadi, Senin (20/1/2020).

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menjaga diri, utamanya mereka yang berada di daerah-daerah rawan tersebut.

“Bencana banjir dan tanah longsor umumnya diawali dengan hujan lebat dalam waktu lama. Untuk longsor, biasanya terjadi di daerah perbukitan dan bantaran sungai,” urainya.

Menurutnya, tindakan yang paling mudah untuk meminimalisir terjadinya bencana longsor diwaktu musim hujan tiba adalah dengan menanam pepohonan yang bisa menahan tanah, sehingga tidak mudah longsor.

“Menggalakkan penghijauan, dan reboisasi. Utamanya daerah-daerah pegunungan dan perbukitan, karena daerah-daerah tersebut rawan bencana longsor,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.