Fasilitas umum yang ambles dan rusak di alun-alun Wijaya Kusuma pasca pameran pembangunan Sampang Sepoloh Areh (SSA), Kamis (14/11/2019). (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Kabupaten Sampang Ainur Rofiq, mengaku belum menghitung kerugian akibat kerusakan sejumlah fasilitas umum alun-alun Wijaya Kusuma pasca ditempati pameran pembangunan Sampang Sepoloh Areh (SSA).

Meski terdapat kerusakan di saluran gorong-gorong lintasan lari, kata Rofiq, pihak penyelenggara selaku EO siap bertanggung jawab.

“Masih dihitung, tapi EO-nya mau tanggung jawab kok, sementara kerusakan yang diketahui hanya saluran air di lintasan lari,” ucap Rofiq, Kamis (14/11/2019).

Diakuinya, kerusakan saluran gorong-gorong akibat dilintasi kendaraan berat yang masuk ke dalam area lapangan untuk mengangkut material pameran. Namun, ia belum bisa memastikan kapan perbaikan dilakukan.

Secara tegas, dirinya menerangkan ada larangan kendaraan apapun masuk ke dalam alun-alun. Saat pagelaran kemarin dianggap sudah tidak terkendali.

“Tidak ambruk, cuma salurannya itu agak turun tidak kuat menahan beban akibat kendaraan, seharusnya memang tidak boleh kendaraan masuk, tapi mau gimana lagi itu tidak terkendali,” ujarnya.

Rofik juga menuturkan, pertanggungjawaban memperbaiki kerusakan tidak tertera diatas hitam putih. Pihak EO hanya berjanji siap memperbaiki secara lisan.

“Secara tertulis tidak ada, waktu ijin menggunakan lapangan itu sudah kita tulis syaratnya untuk menjaga keamanan dan kebersihan, termasuk kalau ada kerusakan seperti ini harus bertanggungjawab, kalau nanti EO tidak menggubris kita panggil,” terangnya.

Saat dimintai keterangan dibalik sambungan telepone, Damarhuda selaku pihak EO DMR Production enggan menjawab pertanyaan yang dilayangkan melalui pesan singkat.

Reporter : Ryan
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.