Sumenep, (Media Madura) – Pemungutan suara Pemilu 2019 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diwarnai dugaan kecurangan oleh penyelenggara Pemilu.

Salah satunya, ditemukannya surat suara tercoblos sebelum pemungutan, yakni di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Desa Masalima, Kecamatan/ Pulau Masalembu.

Ketua Bawaslu Kecamatan Masalembu, Nurul Hidayatullah menuturkan, dugaan kecurangan ditemukan oleh beberapa calon pemilih, yang kaget saat mendak mencoblos ternyata SS sudah dalam kondisi tercoblos.

“Terbongkarnya surat suara yang tercoblos itu berawal saat PTPS rembuk untuk istirahat, saat kembali ke TPS ada sejumlah surat suara hilang, ternyata ditemukan di dalam rumah,” kata Nurul, Kamis (18/4/2019).

Lantaran menemukan ada sejumlah surat suara terpisah, PTPS megintruksikan panitia untuk mengeluarkan surat suara tersebut.

“Bagaimana prosesnya surat suara itu ada di dalam rumah, PTPS kami langsung meminta untuk mengeluarkan, karena kemarin di dalam rumah tidak ada satu orangpun,” imbuhnya.

Kemudian, saat ada tiga orang pemilih yang masuk kategori DPK (Daftar Pemilih Khusus) ingin menyalurkan hak pilihnya, ternyata lima surat suara yang hendak ia coblos, sudah tidak utuh, bahkan sudah terscoblos caleg dan capres tertentu.

Dari temuan itu, Nurul yang masih di lokasi, meminta untuk melakukan pengecekan seluruh sisa surat suara, ternyata ada puluhan SS DPRD tingkat Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI hingga Capres-Cawapres yang sudah tercoblos.

“Setelah kami hitung, 69 surat suara caleg DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi 68 surat suara tercoblos, sementara untuk caleg DPR RI tercoblos sebanyak 59, ketiganya berasal dari PDI Perjuangan, sementara untuk SS capres tercoblos pada paslon 01 Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin sebanyak 70 surat suara,” bebernya.

Nurul mnegaku tidak mengetahui kapan surat suara itu dicoblos. Saat ini pihaknya masih melakukan investigasi. Sementara seluruh surat suara sudah diamankan oleh Panwas dan pihak kepolisian setempat di kantor Kecamatan Masalembu.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.