Dejan Antonic saat memimpin latihan pertama skuad Madura United di SGB, Selasa (15/1/2019).

Media Madura – Apa yang menjadi kekhawatiran Andik Vermansah selama ini akhirnya benar terjadi. Yakni, bertemunya Madura United dan Persebaya Surabaya.

Partai semifinal Piala Presiden yang mempertemukan dua klub bertetangga ini. Dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 3 April mendatang.

Jauh sebelumnya, Andik memang telah sepakat menandatangani kontrak bersama Madura United musim ini. Dengan syarat, Andik tidak akan bermain jika Madura United bentrok Persebaya.

Statemen tersebut dibuat Andik sendiri dan viral di media sosial saat itu.

Pernyataan Andik Vermansah tidak mau main tatkala Madura United menghadapi Persebaya Surabaya telah sampai ke telinga pelatih Dejan Antonic.

Menurutnya, jika hal itu sampai terjadi, maka Dejan mengancam akan memberi hukuman kepada Andik Vermansah.

Entah, ancaman ini gurau atau serius, hanya Dejan yang punya keputusan. Sebab, Dejan mengaku masih mempunyai waktu sehari untuk memantau situasi sang pemain.

“Kalau buat Andik, saya tidak tahu, saya dengar yang itu kemarin sebelum dia kontrak, kalau main lawan Persebaya tidak bisa main atau tidak mau main. Kalau dia tidak mau (main) saya hukum dia,” kata Dejan bernada gurau.

“Kita lihat-lihat nanti, nggak apa-apa, masih ada beberapa hari,” sambung pelatih asal Serbia tersebut.

Di satu sisi, Dejan menilai, laga kontra Persebaya menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya dan timnya. Sehingga mengalahkan Persebaya di leg pertama manjadi fokus utamanya saat ini.

“Persebaya (punya) materi pemain cukup bagus, challenge yang besar untuk kita,” tegas mantan pelatih Borneo FC tersebut.

“Sekali lagi, jujur saya mau lihat pertandingan seperti hari ini (waktu lawan Persela). Jangan lihat pertandingan seperti yang kemarin, atau dua hari yang lalu, kapan kita semua fokus ke orang yang tidak penting,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.