Ilustrasi Kantor KPU. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – KPU Sampang secara resmi mencoret 224 Daftar Pemilih Tetap (DPT) pengungsi Syiah yang saat ini masih berada di Rumah Susun (Rusun) Jemundo, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (6/3/2019).

Divisi Data dan Informasi Komisioner KPU Sampang Addy Imansyah menyampaikan, pencoretan dikarenakan pengungsi Syiah yang terdaftar sudah pindah coblos Pemilu 2019 ke KPU Sidoarjo. Dengan begitu, secara otomatis terdapat pengurangan jumlah DPT dan jumlah tempat pemungutan suara (TPS).

“TPS khusus di pengungsian kami coret karena yang bersangkutan sudah pindah coblos dan sudah menjadi wilayah KPU Sidoarjo,” jelas Addy.

Menurut Addy, pengungsi yang berada di Sidoarjo hanya dapat mencoblos dua surat suara, yakni Pilpres dan DPD RI, sedangkan 3 surat suara dari DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten dihanguskan, dengan alasan karena berbeda daerah pemilihan (dapil).

“Karena dalam daftar pemilih tambahan sudah ada konsekuensi hukum serta surat suara yang diberikan, dan rekapnya masuk KPU Sidoarjo, jelas yang tiga surat suara itu beda dapil dengan Sidoarjo,” pungkasnya.

Diketahui, jumlah TPS sebelumnya di seluruh Kabupaten Sampang yakni 3.692, kini berkurang jumlahnya menjadi 3.691 atau ada tambahan satu TPS yakni di Rutan kelas II B Sampang.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.