Pamekasan, (Media Madura) – Sekitar 25 orang di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), sedangkan 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ali Maksum mengatakan korban meninggal akibat DBD masih berusia 7 tahun, warga Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, bernama Wildan Asmir.

“Data yang masuk sudah 25 orang kena DBD, dan satu orang meninggal dunia umur 7 tahun, orang Bangkes,” katanya.

Menurutnya, dalam kurun waktu 23 hari penyakit mematikan menyerang 25 orang. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun diminta waspada dengan virus nyamuk ini.

“Penyakit DBD sering menyerang pada anak usia 5-14 tahun. Karena pada usia tersebut, anak-anak masih senang bermain,” imbuhnya.

Tempat-tempat kotor, kumuh, dan halaman tergenang air juga diindikasikan mejadi sarang DBD, menurut Maksum.

“Biasanya digenangan air itulah nyamuk banyak berkembang biak dan menetaskan telurnya,” imbuh Ali Maksum.

Selain DBD, warga juga diimbau waspada terhadap virus Zika dan Chikungunya. Imbauan bahaya tersebut disampaikan dalam bentuk pemasangan spanduk di tempat-tempat strategis di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.