Sumenep, (Media Madura) – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat dipastikan akan digelar lebih awal dari biasanya, yakni tanggal 22-23 April 2018.

“UNBK tahun pelajaran 2018-2019 ini akan digelar lebih awal, yaitu hanya beberapa hari pasca Pilpres 2019,” terang Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Muhamad Saedi, Rabu (23/1/2019).

Untuk di Kabupaten Sumenep sendiri, sambung Saedi, UNBK akan diikuti sebanyak 6.839 siswa, dengan perincian 3.650 laki-laki dan 3.189 perempuan. “Sesuai DNT yang ada, jumlah peserta UNBK segitu,” jelasnya.

UNBK akan dilaksanakan di 88 sekolah dari jumlah SMP 170 lembaga Negeri dan swasta yang ada di Sumenep. Dijelaskan Saedi, tidak semua sekolah menyelenggarakan UNBK sendiri, sehingga sebagian bergabung dengan sekolah lain.

“Tidak semua sekolah menjadi pelaksana, tapi sebagian masih menginduk terhadap sekolah yang lain,” terangnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumenep, jumlah SMP Negeri  di Sumenep diketahui sebanyak 43 dan SMP swasta 127 lembaga. Jumlah itu tersebar di wilayah daratan dan juga kepulauan.

“Yang berbeda dari tahun ini, semua sekolah di Sumenep akan menyelenggarakan UNBK, tanpa terkecuali, termasuk sekolah-sekolah yang ada di Kepulauan,” ucapnya.

Disinggung soal kesiapan sarana dan pra sarana, Saedi mengaku beberapa waktu lalu sudah melakukan uji coba UNBK untuk wilayah kepulauan.

Hasilnya, pelaksanaan berjalan lancar, tidak ditemukan kendala baik listri maupun jaringan. Sehingga Saedi optimis pada pelaksanaan UNBK tahun ini juga berjalan lancar.

“Masalah sinyal dan juga listrik di kepulauan lancar. Pada saat kami melakukan uji coba, tidak ada kendala yang berarti, entah ketika pelaksanaan. Yang pasti kami optimis,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.