Ilustrasi Surat Suara

Sampang, (Media Madura) – KPU Sampang terus melakukan persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi seperti tenaga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Divisi Data dan Informasi KPU Sampang Addy Imansyah, mengatakan di Sampang membutuhkan sebanyak 25.844 KPPS dan 7.384 Linmas. Rinciannya, untuk KPPS masing-masing Tempat pemungutan suara (TPS) ada 7 KPPS dan 2 orang Linmas.

“Rincian ini masih belum pasti kemungkinan masih ada tambahan lagi, sedangkan jumlah TPS untuk Pemilu 2019 sebanyak 3.692 TPS,” ungkapnya Addy, Rabu (2/1/2019).

Menurutnya, KPU berencana untuk mengajukan penambahan TPS. Seperti, TPS khusus didalam rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Sampang dan RSUD dr Mohammad Zyn Sampang.

“Dua TPS itu sedang kami rencanakan untuk mengajukan penambahan, nanti bergantung pada berapa jumlah pemilih pindahan,” paparnya.

Berkaitan dengan data tersebut, pihaknya menegaskan bahwa kepastian akhirnya nanti bisa diketahui pada Maret 2019.

“Rekapitulasi akhir pastinya nanti tiga puluh hari sebelum pencoblosan,” ujar Addy.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang Insiatun menegaskan bahwa penyelenggara harus memahami betul regulasi. Sehingga, pelaksanaan pemilu 2019 tidak ada lagi sengketa seperti pelaksanaan sebelumnya.

“Kami juga akan meningkatkan pengawasan, yang jelas kami akan maksimal di pemilu 2019 ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat supaya aktif memberikan informasi kepada penyelenggara dan kepada pihaknya. Manakala, ditemukan adanya kejanggalan dan permasalahan.

“Masyarakat jangan diam, jika tidak masuk DPT misalnya, segera bilang dari sekarang,” terangnya.

Tak hanya itu, bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan diimbau supaya segera mengurus ke dinas kependudukan dan catatan sipil (Dispenduk Capil).

“Warga sampang harus menggunakan hak pilihnya dengan baik,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dispenduk Capil Sampang Ali Wafa menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan perekaman dokumen kependudukan di semua tempat. Termasuk di Rutan Kelas II B Sampang yang dilaksanakan selama tiga hari.

“Perekaman dokumen kependudukan kami maksimalkan, ini dalam rangka supaya partisipasi pemilih 2019 maksimal,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.