Logo Bawaslu

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam turun langsung menutup tempat karaoke yang berada di wilayah itu. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini beralasan, ia turun sendiri karena dipilih oleh rakyat.

“Pemimpin yang dipilih langsung oleh rakyat itu bupati dan wakil bupati. Karena dipilih oleh rakyat maka harus melakukan sesuatu untuk rakyat. Ini langkah kita (menutup tempat karaoke) untuk melakulan pembelaan kepada rakyat,” katanya kepada sejumlah wartawan. Selasa (01/01/2019) pagi.

Dikatakan, penutupan tempat karaoke dengan didampingi wakil bupati, sejumlah Forkopimda dan pimpinan ormas ini untuk memastikan di Kabupaten Pamekasan tidak ada tempat karaoke yang room sebelum Perda disahkan.

“Baru setelah Perda disahkan kita bertemu lagi bersama ormas bersama stakeholder. Yang tidak boleh batasannya apa, yang boleh batasannya apa, dari Perda semuanya,” tegasnya.

Setelah ditanya oleh wartawan mengapa bupati turun sendiri, bupati menegaskan bahwa bupati dan wakil bupati yang dipilih rakyat.

“Saya dan pak wabup sayang dipilih rakyat. Bukan teman-teman media kan yang dipilih, yang jadi bupati kan saya,” selorohnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini juga menegaskan akan memberikan sanksi pada pemilik tempat karaoke yang masih beroperasi pascapenutupan tersebut.

Dalam kegiatan ini, rombongan Bupati Pamekasa bersama forkopimda mendatangi dan menutup seluruh tempat karaoke di wilayah itu.

Reporter : Ist
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.