Kapolres Sumenep saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tahun 2018

Sumenep, (Media Madura) – Kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data di Satreskoba Polres Sumenep, selama tahun 2018 terdapat 78 kasus narkoba yang berhasil diungkap dengan jumlah tersangka 102 orang.

“Dari jumlah tersebut 8 diantaranya adalah perempuan, sisanya sebanyak 94 tersangka laki-laki,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, Senin (31/12/2018).

Dari kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti total 98,96 gram sabu. BB terbanyak didapat dari Rudi Hartono dengan jumlah 10,40 gram, M Sadik 6,77 gram, Reli Masdion  5,86 gram, Yanto Arif 5, 22 gram dan dari Hanafi sebanyak 4,62 gram.

Para tersangka yang telah berhasil diciduk masih didominasi dari kalangan pangedar. Untuk bandar 1 tersangka, kurir 30 persen, pengedar sebanyak 33 orang, dan pemakai sebanyak 38 tersangka.

Muslimin mengakui, bahwa jumlah kasus narkoba tahun 2018 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017  yang hanya sebanyak 56 kasus dengan jumlah tersangka 69 orang. 

“Pada tahun 2017, pengungkapan kasus narkoba naik 39,2 persen, juga penetapkan tersangka naik sebanyak 47,8 persen,” jelasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.