Pamekasan, (Media Madura) – Euforia memperingati pergantian tahun dalam beberapa tahun terakhir di Kabupaten Pamekasan sering dilakukan dengan konvoi pocong, di mana para peserta konvoi berdandan ala pocong.

Selain itu, konvoi tersebut tidak hanya menggunakan motor knalpot brong, tetapi menggunakan kendaraan bak terbuka dan menyetel musik dugem. Para peserta konvoi lalu menari dan berjoget ria mengikuti hentakan musik.

Jalan raya di Kabupaten Pamekasan diwarnai kegiatan semacam ini, bahkan arus lalulintas macet total. Anak-anak muda tumpah ruah di jalanan kota.

Larangan dari berbagai pihak termasuk pemerintah daerah tidak diindahkan. Kegiatan semacam ini tetap berlangsung tahun lalu.

Untuk perayaan tahun baru tahun 2019 ini, pihak-pihak berwenang seperti Pemkab Pamekasan, Polres Pamekasan telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak melakukan konvoi. Bahkan Kapolres Pamekasan siap melakukan tindakan tegas apabila konvoi masih digelar.

Larangan yang dikeluarkan oleh penegak hukum dalam menyambut tahun baru ini antara lain tidak ada konvoi, tidak ada miras, tidak ada pocong-pocongan, tidak ada pesta musik dan petasan, tidak ada balap liar, tidak ada truck pick up muat orang dan tidak ada knalpot brong.

“Kami akan menindak apabila masih ada yang melanggar,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo.

Bahkan pihaknya juga akan melakukan razia ke sejumlah tempat untuk memastikan tidak ada yang menjual miras.

Tidak hanya itu, Pemkab Pamekasan juga telah mengeluarkan edaran. Dalam surat edaran nomor 003.2/620/432.305/2018 yang ditanda tangani oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam itu mengimbau kepada seluruh warga Pamekasan khusunya anak muda untuk selalu menciptakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang hiburan dan rekreasi serta Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang ketertiban sosial.

“Dilarang mengadakan konvoi kendaraan dengan segala atribut dan sejenisnya, dilarang petasan dan sejenisnya, dilarang kebut-kebutan di jalan, dilarang mengadakan dan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan norma hukum, norma agama serta norma sosial,” tylis dalam edaran tersebut.

Dalam edaran itu juga disebutkan agar di malam pergantian tahun 2019 kawasan Monemen Arek Lancor agar tidak ada kegiatan apapun yang mengundang massa.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.