Sumenep, (Media Madura) – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur harus berurusan dengan pihak berwajib. 

Pasalnya, PNS inisial STN (43), warga Dusun Benasare Barat, Desa Benasare, Kecamatan Rubaru tersebut diduga meemiliki dan mengusasai motor hasil curian.

“Penangkapan atas dasar laporan Mubarri (51), warga Dusun Bungereng, Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih,” tutur Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Moh. Heri, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya, penangkapan dilakukan pada Senin (24/12/2018). Anggota Resmob Polres Sumenep mendapatkan informasi bahwa tersangka menggunakan motor yang diduga hasil dari kejahatan.

Motor merek Honda Supra Nopol M 4217 VT, Noka MH1JB2110AK263006 tersebut diduga hasil curian di pekarangan rumah Mubarri, di Dusun Bungereng, Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, Sabtu (15/12/2018) lalu. 

Selanjutnya, Resmob dan unit pidum dipimpin Kasat Reskrim melakukan penangkapan terhadap tersangka. 

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui bahwa mendapatkan motor tersebut dari Mashodi (28), asal Dusun Maddungan, Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk dengan cara menerima gadai.

“Mashodi ini sekarang DPO kami. Sementara tersangka terancam Pasal 363 Ayat (1) ke 3e KUH Pidana tentang pencurian sepeda motor,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.