Ilustrasi kebakaran

Sampang, (Media Madura) – Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sampang, Madura, Jawa Timur, Moh Maftuh Fathorrohman menyatakan insiden kebakaran di Sampang terjadi sebanyak 86 kali selama tahun 2018 per tanggal 22 Desember.

“Iya selama setahun ini 86 kejadian kebakaran, paling banyak kebakaran terjadi pada bulan September ada 21 kejadian,” ungkap Maftuh, Sabtu (22/12/2018).

Menurutnya, dari 86 kejadian itu melanda 10 pemukiman penduduk, 7 pabrik atau industri, 52 lahan gambut, 3 lahan hutan, dan 3 jenis kebakaran lainnya. Selain itu, insiden kebakaran tersebut mekanda 4 Kecamatan di Sampang yang tidak tertangani petugas Damkar.

Meliputi, Desa Pangareman Kecamatan Ketapang, Desa Taman Kecamatan Jrengik, Desa Disanah Kecamatan Sreseh, dan Desa Poreh Kecamatan Karangpenang.

“Kebakaran di empat desa itu, melanda tiga bangunan dan satu jenis kebakaran yang lain,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap lebih waspada dan bisa mengantisipasi dalam musibah kebakaran. Termasuk di momen liburan ini, sebelum meninggalkan rumah masyarakat diminta selalu menyempatkan dan memeriksa alat-alat listrik atau hal yang menyebabkan kebakaran.

“Selalu waspada, lebih bagus setiap rumah dilengkapi alat pemadam api ringan, sehingga ketika kejadian tidak begitu menjalar besar dan bisa dicegah sendiri,” imbuhnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.