Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyaksikan langsung pemusnahan E-KTP Invalid

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 8.379 Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapul) Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang dinyatakan rusak dimusnahkan dengan dibakar, Rabu (19/12/2018), di halaman Islamic Center Jalan Raya Panglegur.

Pemusnahan itu berdasar pada perintah kementerian dalam negeri (Kemendagri) tertanggal 13 Desember 2018 lalu, pemusnahan itu dilakukan oleh Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam didampingi Wakil Bupati (Wabup) Raja’e dan disaksikan oleh beberapa kepala OPD dan Kepolisia setempat.

“Yang pertama ada perintah menteri, ini bukti kami (Pemkab) tanggap merespon segala bentuk perintah,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam usai membakar ribuan keping e-KTP.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menerangkan yang dimusnahkan adalah e-KTP invalid dikarenakan rusak atau ada perubahan data.

Disinggung e-KTP itu takut akan digunakan pada Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang, mantan Anggota DPRD Jatim itu hanya tersenyum dan e-KTP invalid itu memang harus dimusnahkan.

“Ada Pemilu, Pilkada atau tidak e-KTP itu memang harus dimusnahkan,” tutup Baddrut.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.