Tersangka diinterogasi Kapolres dalam press release penangkapan pelaku penembakan Subaidi beberapa waktu lalu. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, menerima berkas perkara dari penyidik Polres Sampang terkait kasus penembakan terhadap Subaidi (35) warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah. Tersangka adalah Idris (30) waga Desa Tamberu Laok, Sokobanah.

“Sudah masuk dan diterima berkas perkara kasus penembakan, kita terima Senin (17/12) kemarin, masih diteliti berkasnya,” kata Kasi Pidum Kejari Sampang Tulus Ardiansyah dibalik pesan, Selasa (18/12/2018).

Menurutnya, ada dua jaksa yang ditunjuk dalam penelitian berkas. Yakni Kasi Datun Nur Solikhin dan jaksanya Anton Zulkarnaen. Penelitian berkas memiliki waktu selama tujuh hari. Nantinya bisa diketahui apakah berkas dikatakan P21 (lengkap) atau P19 (tidak lengkap).

“Kalau lengkap akan dilimpahkan proses selanjutnya ke persidangan tapi nunggu pelimpahan tahap kedua yaitu tersangka dan barang bukti dan jika tidak lengkap dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk jaksa,” jelasnya.

Sebelumnya, tersangka Idris diduga melakukan penembakan menyebabkan korban merupakan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) itu tewas.

Kejadian terjadi pada Rabu (21/11/2018) siang pukul 13.00 WIB di sebuah jalan desa perbatasan Desa Sokobanah Tengah-Sokobanah Laok.

Pelaku ditangkap selang sehari dari kejadian atau Kamis (22/22) sore, di daerah Kecamatan Karang Penang. Saat itu, pelaku hendak menuju perjalanan ke Kabupaten Pamekasan.

Tersangka dikenakan pasal 340 KUHP jon pasal 56 ayat 1 atau pasal 338 KUHP jo pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.