Wabup dan Dinsos menemui penghuni kos-kosan yang terjaring razia

Sumenep, (Media Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hosaini Adzim mengaku prihatin dengan maraknya penggerebekan rumah kos di wilayah itu.

Pasalnya, meski gencar dan hampir setiap hari dilakukan razia oleh petugas Satpol PP, tempat kos masih tetap menjadi tempat favorit muda-mudi untuk berbuat mesum.

“Satpol PP dan perizinan harus serius menyikapi masalah ini. Rumah kos yang menjadi tempat mesum harus ditindak tegas, izinnya dicabut agar ada efek jera,” ujar Hosaini Adzim, Selasa (18/12/2018).

“Rumah kos yang pernah kedapatan menjadi tempat mesum harus diberi sanksi, kalau tetap bandel, izinnya dicabut,” tegas Anggota Komisi I DPRD Sumenep ini.

Politisi PAN ini meminta, agar Satpol PP kembali merazia rumah kos yang pernah kedapatan jadi tempat pasangan mesum. 

“Setelah dirazia, beberapa hari atau bulan berikutnya dirazia lagi. Jangan dibiarkan karena sudah selesai dirazia, karena bisa saja setelah itu tetap saja jadi tempat mesum lagi,” sarannya.

Pihaknya juga meminta, agar razia dilakukan pada semua rumah kos dan perhotelan yang ada, tanpa tebang pilih. Agar masalah tersebut menjadi perhatian bagi pengusa penginapan atau rumah kos. 

“Hampir aetiap hari dilakukan razia setiap hari pula didapat pasangan bukan muhrim kumpul. Ini sudah sangat serius moralitas masyarakat kita, makanya razia harus lebih serius dan polanya diubah,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.