Pamekasan, (Media Madura) – Menyambut Tahun Baru 2019, pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluarkan surat edaran tentang perayaan Hari Natal dan Pergantian Tahun Baru 2019.

Dalam surat edaran nomor 003.2/620/432.305/2018, bupati mengimbau seluruh warga Pamekasan khusunya anak muda untuk selalu menciptakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang hiburan dan rekreasi serta Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang ketertiban sosial.

“Dilarang mengadakan konvoi kendaraan dengan segala atribut dan sejenisnya, dilarang petasan dan sejenisnya, dilarang kebut-kebutan di jalan, dilarang mengadakan dan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan norma hukum, norma agama serta norma sosial,” pinta Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam Surat Edarannya. Senin (17/12/2018).

Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur juga meminta di malam pergantian tahun 2019 kawasan Monemen Arek Lancor agar tidak ada kegiatan apapun yang mengundang massa.

Bahkan pihaknya sudah memberikan imbauan terhadap dinas pendidikan (Disdik) setempat agar memerintahkan siswa – siswi di malam pergantian tahun baru untuk tidak mengadakan kegiatan.

“Camat dan lurah mengadakan kegiatan yang bersifat lokal seperti, pengajian dan patroli keliling untuk mengantisipasi konsentrasi massa di malam pergantian tahun baru, serta pemilik toko, hotel rumah makan dan lestoran serta usaha lainnya untuk tidak memaksakan pekerjanya menggunakan atribut natal dan tahun baru,” tegasnya.

Di akhir surat edaran tersebut Bupati Pamekasan meminta kepada seluruh masyarakat di Bumi Gerbang Salam agar bekerja sama yang baik agar selalu tercipta kondisi yang Aman di malam pergantian tahun baru 2019.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.