Kepala DPMD Sumenep, A. Masuni

Sumenep, (Media Madura) – Menjelang tutup tahun 2018, masih ada 270 desa dari 330 desa di Sumenep, Madura, Jawa Timur yang belum mencairkan Dana Desa (DD) tahap III.

Pasalnya, ratusan desa tersebut belum menyetor laporan pertanggung jawaban (LPJ) realisasi DD tahap II yang memang menjadi syarat pencairan DD tahap III.

“Kurang lebih hanya 60 desa yang sudah mengajukan (DD tahap III) dan kami proses. Selebihnya belum, kami harap mereka segera untuk mengajukan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Masuni, Selasa (11/12/2018).

Masuni menerangkan, pencairan DD dibagi dalam tiga tahap, yakni tahap I sebesar 20 persen, tahap II 40 persen dan tahap III 40 persen dari plafon anggaran 2018 sekitar Rp 278 miliar lebih.

“Maksimal penyetoran LPJ atau pengajuan pencairan DD tahap III ini akhir Desember. Tetapi dengan syarat pekerjaan anggaran tahap II dikerjakan, jika belum selesai dikerjakan, maka anggaran yang ada (tahap III) akan jadi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran),” paparnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menekankan, agar para kepala desa memanfaatkan ‘injury time’ yang ada untuk mempercepat pengerjaan fisik, agar walaupun tidak selesai, maka (anggaran tahap III) bisa digunakan pada tahun mendatang.

“Tetapi ada penundaan pencairan pada anggaran tahun berikutnya. Selesaikan dulu pekerjaan yang tahun ini, baru bisa dicairkan untuk anggaran 2019,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.